Jumat, 14 September 2012

0 MENGERTI DAN BERSUNGGUH-SUNGGUH MENGAMALKAN DASA DHARMA DAN TRISATYA, DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


              Janji Pramuka dinamakan TRISATYA,         dan berbunyi sebagai berikut:

                                            TRISATYA
                  Demi kehormatanku,     aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  Menjalankan      kewajiban   terhadap  Tuhan   dan  Negara   Kesatuan   Republik   Indonesia  dan
    menjalankan Pancasila.
  Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
  Menepati Dasa Dharma.

Kode moral pramuka dinamakan DASA DHARMA PRAMUKA,                        dan berbunyi sebagai berikut:

0 TELAH MEMPELAJARI DAN MENYETUJUI ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA (GP)

   

        Anggota   Ambalan   Penegak   harus   mememahami   isi   naskah   Anggaran   Dasar   Gerakan
Pramuka (GP) yang terdiri dari 36 pasal yang disahkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Umum
1.  AD/ART merupakan suatu pegangan atau bisa dikatakan peraturan dan ketentuan-ketentuan
    dalam   suatu   organisasi.   AD/ART   GP   ditambah  Petunjuk   Penyelenggaraan  adalah   landasan
    hukum semua gerak kegiatan GP yang harus ditaati oleh anggota GP.
2.  AD  GP   berisi  mukaddimah  dan   hal-hal  yang   bersangkutan  dengan  apa  dan  bagaimana  GP
    itu. Uraian-uraian dalam anggaran dasar bersifat umum dan pokok.
3.  AD GP dibuat dan disyahkan oleh MUNAS GP sebagai pemegang kekuasaan tertinggi GP.
4.  AD GP sebagai hasil musyawarah nasional GP ditetapkan dengan keputusan Presiden RI.
5.  AD     Gerapan     Pramuka    diperinci   lebih   lanjut   dalam    ART    GP    dan    petunjuk
    penyelenggaraannya.
6.  AD   dan   ART   GP   serta   petunjuk   penyelenggaraan   itu   harus   ditaati, dihayati   oleh   setiap
    anggota GP.

0 RAJIN DAN AKTIF MENGIKUTI PERTEMUAN-PERTEMUAN AMBALAN PENEGAK


        Anggota Ambalan Penegak selalu aktif dalam kegiatan di Ambalan Penegak. Dalam hal
ini   artinya   tidak   pernah   bolos   dalam   latihan   mingguan   atau   kegiatan   ambalan   lainnya   kecuali
dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dibuktikan dengan absensi kehadiran ekstra
pramuka. Sekurang-kurangnya telah mengikuti ekstra pramuka sebanyak 18 (delapan belas) kali.
        Pertemuan-pertemuan   Ambalan   Penegak   juga   bisa   berupa   pertemuan   di   luar   Ambalan
sekolah.   Misalnya   di   DKR,   DKC,   latihan/   kunjungan   ke   pramuka   penggalang,   satuan   karya
(Saka),   dan  kegiatan  kepramukaan     lainnya  yang  dibuktikan   dengan   surat  keterangan  dari
pembinanya.
 

Dewan Ambalan Smansa Bumiayu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates